Kampanye dan Uang Saku Dalam Merubah Sikap Politik Masyarakat

Berbicara tentang Pemilihan umum (Pemilu) merupakan salah satu sarana suksesi politik dalam sebuah negara yang demokratis seperti di Indonesia, melalui pemilu rakyat diberikan kesempatan secara langsung untuk memilih wakil-wakil yang akan duduk di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Keberhasilan sebuah negara dalam menyelenggarakan pemilu yang bersifat langsung, umum, bebas dan rahasia akan menjadi tolak ukur nilai kesuksesan penyelenggaraan demokrasi, suara rakyat dalam sebuah negara demokrasi merupakan nilai yang sangat berharga sebab rakyat yang menentukan pemerintahan itu sendiri.
Alat Peraga Kampanye (APK) di jalan

Masa kampanye Pemilu 2019 telah dimulai. Setiap calon anggota legislative (caleg) mulai memperkenalkan diri kepada masyarakat, sekaligus mengampanyekan calon presiden dan wakil presiden yang diusung oleh partai politiknya. Menjelang pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 17 April 2019, caleg sedang gencar-gencarnya melakukan kampanye baik itu dengan memperbanyak Alat Peraga Kampanye (APK) ataupun dengan bersosialisi langsung dengan masyarakat. Adapun dengan strategi Door to Door atau dengan masuk langsung ke rumah masyarakat hal ini terjadi di Kelurahan Cipadung Kecamatan Cibiru Kota Bandung.
Salah satu partai politik melakukan hal tersebut untuk memperkenalkan langsung calegnya dengan masyarakat. Hal tersebut dilakukan oleh partai Golkar  yang memperkenalkan Nurul Arifin sebagai Caleg Provinsi Jawa Barat.


Enang Muslih, selaku tim sukses partai golkar menuturkan bahwa kegiatan door to door yang dilakukan caleg sangan penting bagi masyarakat, selain memperkenalkan masyarakat kegiatan ini juga bisa menambah keyakinan masyarakat terhadap caleg.
Dalam kegiatan ini selain memperkanalkan caleg terhadap masyarakat namun juga membagikan sembako dan uang saku terhadap masyarakat kurang mampu yang bertuajuan untuk membantu perekonomian.
Enang Muslih berhapa bahwa dengan membagikan sembako dan uang saku bisa membantu masyarakat dan terus berlanjut. “ ya semoga saja dengan memberikan bingkisan sembako dan sedikit uang bisa membantu masyarakat disini terutama yang kurang mampu saya berhapah kegiatan ini bisa terus berlanjut.” Pungkasnya

Anwar Akil, selaku ketua RW 11 Kelurahan Cipadung menuturkan bahwa kegiatan seperti ini yang dibutuhkan masyarakat dan menjalin kedekatan dengan caleg. “ kegiatan ini bagus untuk masyarakat dan ini yang dibutuhkan masyarakat, saya selaku ketua RW hanya bisa membimbing masyarakat untuk urusan memilih itu tergantung mereka.” Tuturnya
­­
Kegiatan ini tentunya mengubah sikap politik masyarakat saat pemilu dari tidak tahu harus memilih siapa saat pemilu tapi dengan adanya kegiatan ini seakan membuka pilihan, begitupun yang di ungkapkan Ros Rosita saat di wawancarai
“ Pertama saya tidak tahu harus memilih yang mana tapi pas kedatangan bu Nurul Arifin saya bisa punya pilihan, selain cantik Nurul Arifin juga baik bagiin sembako sama uang itu sangan membantu kami sebagai masyarakat.” Ungkapnya
Rizal Septiana selaku ketua Karang taruna sekitar dan perwakilan dari para pemuda pemudi menuturkan bahwa kegiatan tersebut menjadi rahasia umum. “ mungkin sudah menjadi rahasia umum, kampanye memberi sembako dan amplop, tidak menutup kemungkinan karena itu menjadi salah satu langkah yang efektif disamping menyampaikan visi dan misi para caleg.” Tuturnya
Rizal pun menyampaikan bahwa nyatanya masyarakat membutuhkan hasil konkrit bahwa caleg yang akan memimpinya baik dan jujur.

Komentar

Postingan Populer